Kamis, 11 Desember 2014

Memahami Perbedaan Antara Tabungan vs Asuransi Pendidikan



Serupa tapi tak sama, tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan punya risiko dan keuntungan yang berbeda. Ini dia bedanya!



Asuransi pendidikan adalah kontrak antara perusahaan asuransi dan Anda sebagai orangtua yang menyebutkan bahwa Anda setuju untuk membayar sejumlah premi asuransi secara berkala kepada pihak perusahaan asuransi. Nantinya Anda akan mendapatkan jumlah dana pendidikan tertentu dari perusahaan asuransi saat anak Anda memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Apabila terjadi resiko kematian pada Anda yang menyebabkan setoran premi asuransi terhenti sementara si anak belum mendapatkan dana pendidikannya secara utuh, maka pihak perusahaan asuransi menjamin dana pendidikan akan tetap diberikan. Dengan mengambil asuransi pendidikan berarti Anda menabung sekaligus mengambil asuransi jiwa secara bersamaan. Bagi orang tua yang ingin membeli asuransi jiwa dan dana pendidikan anak secara terpisah tentunya produk asuransi pendidikan menjadi tidak efektif dalam persiapan dana pendidikan anak.

Sedangkan tabungan pendidikan, adalah kontrak antara bank dengan Anda sebagai orangtua yang setuju bank mendebet sejumlah dana secara rutin dari rekening Anda untuk disetorkan ke dalam rekening tabungan pendidikan anak. Dana hasil dari investasi setoran rutin tabungan tersebut baru bisa diambil pada saat anak memasuki usia sekolah sesuai dengan jenjang pendidikannya. Tabungan pendidikan juga biasanya ditambahkan manfaat proteksi, berupa asuransi jiwa untuk mengantisipasi resiko terhentinya setoran rutin tabungan akibat kematian.

Ada perbedaan mendasar dari keduanya, namun dari sisi Anda, kedua produk ini tetap memiliki sistem yang sama: melakukan investasi secara rutin dan sekaligus memproteksinya terhadap resiko kematian dengan asuransi jiwa.

Berikut Perbedaan Mendasar antara Tabungan Pendidikan dan Asuransi Pendidikan

Pertama, Tabungan pendidikan atau rencana adalah produk bank. Karena itu, tabungan ini dijamin oleh LPS (sampai jumlah tertentu dan mengikuti ketentuan bunga maksimum). Jika bank collpase, nilai tabungan aman karena ada jaminan dari LPS.

Sementara, asuransi unit – link bukan produk yang dikeluarkan atau dijamin oleh bank. Asuransi unit – link adalah produk perusahaan asuransi. Bank hanya berperan sebagai agen penjual unit – link. Financial advisors yang duduk di kantor cabang bukan pegawai bank, melainkan pegawai perusahaan asuransi.
Kedua, tingkat keuntungan (bunga) tabungan pendidikan itu pasti. Apa artinya ‘pasti’? Jika bank sudah menetapkan bunga tertentu, maka nasabah akan memperoleh pembayaran bunga sebesar itu. Tidak lebih tidak kurang. Karena sifat bunga yang pasti tersebut, nilai simpanan di tabungan tidak akan pernah berkurang.

Sementara, tingkat keuntungan di asuransi pendidikan unit – link tidak pasti atau tidak dijamin, tergantung kinerja investasi yang dipilih dan risiko investasi. Jika memilih reksadana saham sebagai instrumen investasi, maka fluktuasi harga saham dan gejolak di pasar modal sangat mempengaruhi naik turunnya nilai dana investasi dalam asuransi unit – link.

Karena keuntungan yang tidak pasti, nilai investasi di unit – link bisa turun, tetap atau bertambah. Penurunan terjadi, misalkan, karena kinerja investasi yang sangat buruk sehingga menggerus, tidak hanya keuntungan, tetapi juga modal awal.

Namun, perlu pula dipahami, bahwa asuransi unit – link bisa menghasilkan tingkat keuntungan yang berlipat diatas keuntungan tabungan pendidikan atau rencana. Kalau di tabungan, keuntungan itu pasti, sementara keuntungan di asuransi unit – link bisa tidak terbatas. Disini berlaku hukum, “high risk high return”.

Yang perlu diingat bahwa tingkat investasi yang digambarkan dalam proposal asuransi unit – link adalah ilustrasi berdasarkan kinerja masa lalu. Hasilnya, bisa sama, lebih rendah atau lebih tinggi. Dan yang paling penting diingat bahwa dibalik janji return yang tinggi, selalu hadir risiko yang tinggi. Begitu pula sebaliknya.
Ketiga, nilai proteksi asuransi di tabungan pendidikan umumnya lebih rendah dibandingkan unit – link. Kenapa? karena premi untuk proteksi asuransi di tabungan pendidikan umumnya gratis. Bank yang membayar preminya, sehingga jumlah pertanggungan terbatas. Misalnya, produk sebuah tabungan pendidikan hanya mengganti sampai maksimum jumlah setoran tertentu, lebih dari itu tidak diganti.
Sementara, proteksi di asuransi pendidikan nilainya boleh dikatakan tidak terbatas. Karena dibayar oleh nasabah sendiri, nilai pertanggungan tergantung kemampuan nasabah membayar premi.

Bagaimana Memastikan Tabungan atau Asuransi Pendidikan

Jika bingung dan ingin memastikan apakah produk yang Anda pilih adalah produk tabungan dan bukan unit – link. Atau sebaliknya. Berikut tips hal yang sebaiknya Anda tanyakan dalam memilih produk ini.

Pertama, tanyakan apakah produk ini dijamin oleh bank atau tidak. Jika dijawab tidak, maka pasti produk itu bukan Tabungan Pendidikan. Kemungkinan itu adalah unit – link.

Sebaliknya, jika dijamin oleh bank, produk itu adalah tabungan. Dan bukan unit – link.
Kedua, tanyakan apakah return (tingkat keuntungan) tersebut hasilnya pasti atau tidak. Jika dijawab pasti, itu artinya tabungan pendidikan.

Sebaliknya, jika return disebut tidak pasti, itu artinya unit – link. Hasil unit – link tidak pasti, tergantung kinerja investasi pilihannya.

Dua pertanyaan sederhana ini cukup untuk mementukan, apakah ini produk tabungan atau produk unit – link. Dengan panduan singkat ini, moga – moga Anda mengerti penawaran produk keuangan secara lebih cerdas dan  tidak salah memahami produk yang ditawarkan.



Sumber 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...