Masyarakat Indonesia pada umumnya masih belum menjadikan asuransi
menjadi salah satu kebutuhan bagi kelangsungan kehidupan keluarga. Oleh karena
itu kami mencoba untuk memberikan ulasan seputar pentingnya asuransi bagi
keuangan keluarga, baik jangka pendek maupun panjang. Sebagai contoh, asuransi
jiwa (life insurance). Keluarga adalah unit terkecil masyarakat yg
terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berumpul, dan tinggal di
suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Adanya
perlindungan seperti asuransi Prudential bagi anggota keluarga memungkinkan
kita untuk meminimalisasi resiko resiko tersebut. Kali ini kita akan menyoroti
bagaimana masyarakat menanggapi manfaat
asuransi didalam sebuah keluarga.
Berikut
Hal-Hal Penting Yang perlu di pahami
Asuransi Jiwa
Secara singkat asuransi jiwa merupakan penyisihan dana untuk memproteksi atau menjaga kelangsungan kehidupan keluarga yang dicintai. Bila Anda masih lanjang dan belum menikah maka mungkin akan lebih baik bila Anda membeli asuransi kesehatan (bila tidak ada benefit dari perusahaan). Atau mungkin Anda dapat membeli asuransi untuk penyakit-penyakit kristis atau biasa disebut asuransi critical illness. Dengan asuransi ini, bila Anda terdiagnosa, maka Anda akan mendapatkan uang sekaligus atau lum sump, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian Anda.
Menentukan Asuransi
Bila Anda membutuhkan asuransi jiwa untuk tujuan terntentu, misalkan menjaga kelangsungan investasi untuk biaya pendidikan anak, perhitungan besarnya uang pertanggungan yang dibutuhkan menjadi lebih mudah, paling tidak Anda menyiapkan 6 kali dari pendapatan kotor Anda atau 10 kali pendapatan bersih. Mungkin saja nilai ini cukup bagi sebagian keluarga tapi mungkin juga kurang bagi sebagian lain.
Asuransi Berjangka
Asuransi jiwa berjangka dapat diambil setiap tahun dan diperpanjang di tahun depan atau Anda dapat membelinya untuk jangka waktu yang Anda tentukan misalkan 5 tahun, 10 tahun, bahkan 20 tahun. Bila Anda membeli asuransi berjangka tahunan, biaya premi tahunannya akan selalu naik. Karena premi asuransi melihat probalitas angka kematian Anda akan semakin naik dengan bertambahnya usia. Sedangkan bila Anda membeli term asuransi berjangka 10 tahun, maka perusahaan asuransi akan menghitung biaya premi yang rata atau flat selama jangka waktu 10 tahun.
Selama Anda membayar premi setiap bulan, proteksi asuransi Anda akan tetap berlaku. Sedangkan bila Anda gagal membayar premi tahunan, proteksi asuransi Anda akan habis dengan batas waktu (grace period) yang sangat pendek—satu bulan. Asuransi ini tidak memiliki nilai tunai. Artinya, jika anda meningal dunia pada tenggang waktu yang ditentukan, maka keluarga anda akan menerima uang pertanggungan secara utuh.
Kapan
Membeli Asuransi
Beberapa orang bertanya, bagaimana dengan produk asuransi yang memberikan nilai tunai? Seperti unit-link. Di mana Anda dapat memilih jenis investasi yang sesuai dengan yang Anda inginkan. Apakah sebaiknya membeli asuransi jenis ini atau membeli asuransi term dan menginvestasikan sisanya?
Bila Anda membandingkan kedua hal ini, membeli asuransi term dan menginvestasikan sisanya akan memberikan hasil yang lebih baik bila Anda secara sadar terus melakukan investasi. Bila Anda gagal atau menunda investasi karena hal-hal tertentu, hasil yang diperoleh bukan tidak mungkin lebih sedikit dari nilai tunai yang diberikan oleh produk unit-link.
Bila Anda termasuk yang sulit untuk menyisihkan dana untuk diinvestasikan secara regular setiap bulan, produk asuransi unit-link bisa menjadi alternatif. Produk ini memberikan keuntungan dari jenis investasi yang bisa kita pilih dan proteksi yang ada bersamanya. Dengan membeli produk ini, setiap tahun (bila Anda membayar premi setiap tahun) Anda akan ditagih jumlah premi yang sama, di mana sebagian akan diinvestasikan (semakin lama semakin besar porsi investasi dibandingkan dengan proteksi) dan sebagian lain proteksi dan biaya-biaya administrasi lainnya.
Kesadaran
individu
Meski demikian kesadaran berasuransi tentu
kembali kepada kepentingan masing-masing individu. Ada yang merasa penting
ketika akan berkeluaga. Ada yang butuh ketika telah memiliki barang mewah. Ada
juga yang tergerak memilki asuransi jiwa, karena telah melihat nasib teman atau
tetangga yang tidak memiliki asuransi. Ada juga yang tertarik Karena prinsip
layanan yang diterapkan, mekanisme investasi yang dilakukan, serta tanggung
jawab perusahaan asuransi jiwa.
Lantas, apakah ketika telah terjadi
peristiwa-peristiwa tragis, atau setelah dipaksa paksa, lalu orang sadar untuk
berasuransi? Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi Agen Prudential Bandung
dalam mensosialisasikan manfaat tersebut.
Asuransi bukan barang baru di dunia. Tercatat,
sejak zaman firaun di mesir sudah ada bentuk dan
dan manfaat asuransi, serta mengubah persepsi
masyarakat Bandung yang ada selama ini. Sebab, masih ada pandangan masyarakat
Bandung bahwa harga produk-produk asuransi mahal dan persyaratannya susah.
Bahkan masih ada pendangan yang menilai asuransi hanya cocok untuk rang orag
yang berduit. Sebenarnya asuransi justru dibutukan oleh semua lapisan
masyarakat. Oleh karena itu, seseorang sebaiknya tidak membeli asuransi setelah
sakit. Justru ketika masih sehat sebaiknya mengasuransikan diri.
Kesimpulan
Untuk
Memahami Manfaat Asuransi Bagi Keluarga Simak kisah nyata berikut Dengan
kesedihan mendalam dan penyesalan, Saya harus menginformasikan bahwa
penerbangan MH370 berakhir di Samudera Hindia,” ujar Perdana Menteri Malaysia
Najib Razak dalam konferensi pers pada Senin, 24 Maret 2014. Misteri
menghilangnya Malaysia Airlines tersebut telah menjadi perbincangan di media
massa internasional dalam satu bulan terakhir. Pesawat Boeing 777-200 itu
membawa 12 anggota awak dan 227 penumpang, termasuk 154 orang China, kehilangan
kontak dengan Subang Air Traffic Control pada Sabtu dini hari. Pemerintah
Malaysia juga mengumumkan tidak satupun penumpang pesawat MH370 yang selamat.
Kejadian
tersebut sangat tidak bisa diduga dan diprediksi oleh siapapun, penerbangan itu
menjadi yang terakhir bagi seluruh isi pesawat MH 370. Pertanyaan selanjutnya,
bagaimana dengan nasib keluarga yang ditinggalkan? Banyak korban MH 370 yang
berperan sebagai pencari nafkah bagi keluarganya. Siapa yang memberi mereka
nafkah setelah ini?
Bagaimana
dengan impian dan cita-cita dari keluarga yang ditinggalkan? Kehidupan harus
terus berjalan, dan di sinilah peran dari asuransi jiwa. Dengan memiliki
asuransi jiwa, keluarga sebagai ahli waris akan mendapat jaminan keuangan untuk
meneruskan hidup dan cita-cita walaupun Anda misalnya, sebagai tulang punggung
keluarga mengalami musibah.
Selain
itu, asuransi jiwa juga dapat membantu penyelesaian utang tertanggung di masa
hidupnya, karena kita mengetahui bahwa saat seseorang meninggal dengan meninggalkan
utang akan memberatkan keluarga yang ditinggalkan. Dengan memiliki asuransi
jiwa, hal ini dapat dihindarkan.
http://cabangprudentialbandung.blogspot.com
http://asuransi.web.id,
http://www.bni-life.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar